kisah mereka buat ku
“Cinta tak selamanya harus saling memiliki” salah satu petuah guru kwn ku masa sma dulu, waktu itu ku blum bisa sepenuhnya mamahami maksudnya. Hal ini dikarenakan aku blum pernah mengalaminya ataupun melihat contoh konkretnya (maksudnya terlibat dalam lingkungan tersebut dalam hal ini mungkin kisah mereka-mereka yang terekam mata dan disimpan dalam memori dan saat itu aku ada dekat mereka). Seiring waktu yang terus berjalan tapi terkadang berlari meninggalkan orang-orang yang terpaku oleh masa lalu mereka dan tak pernah mau menatap masa depan yang mungkin telah lebih baik (woooi….anak manusia masa lalu ntu buat pelajaran aja bukan buat lo sesali tanpa melakukan apapun, liat depan dunks masih banyak yang bisa lo lakuin toh yang lalu tak bisa diperbaiki lagi kan ????). Sejenak ku mulai ngerti petuah lama ntu karena smakin berkurangnya jatah hidup ku didunia smakin ku mrasa dewasa berpikir walau terkadang sifat kanak-kanak ku timbul kepermukaan. Kisah mereka lah yang telah membantu ku makin paham akan petuah tua tersebut.
Awal kisah dimulai ketika mereka mulai dekat satu sama lain walau diawal kisah ini mereka belum menyadari perasaan masing-masing yang terus dibiarkan mengalir apa adanya. Waktu terus berjalan seiring dengan perasaan masing-masing yang sudah saling menyadarinya telah ada tapi namanya keturunan adam hawa masih memiliki rasa malu, mereka berusaha untuk sedikit menyembunyikan perasaan yang telah ada. Tetapi seiring hembusan napas cinta para malaikat asmara terus mengalir segar kepada mereka, perasaan itu akhirnya terbongkar, mereka jadi paham dan mengerti makna perasaan yang tengah melanda. Walau tak ada suatu ikatan, mereka tetap menjalaninya dengan berbagai intrik-intrik cinta didalamnya. Kadang mereka romantisan, kadang mereka berbagai suka duka, tak jarang pula pertengkaran kecil terjadi. Biasalah namanya juga hidup selalu ada masalah, tanpa masalah hidup jadi datar banget. Berkat masalah lah manusia bisa bertahan hidup dikarenakan melalui masalah kita belajar menjalani dan memaknai hidup. Tapi rupanya setan cinta tak tinggal diam, dia merecokin benang cinta yang telah terjalin indah, keturunan adam mulai menjaga jarak secara perlahan karena ia punya berbagai spekulasi yang membuatnya tak ingin terlibat terlalu jauh. Ia merasa mereka sulit untuk bersama selamanya dikarenakan berbagai alasan yang gak mungkin buat ku jelasin, walaupun begitu ia akan tetap sayang ma keturunan hawa hingga ia merasa keturunan hawa bakalan lebih bahagia bersama orang lain. Dengan berat hati keturunan hawa mencoba menerima dan ngertiin keputusan yang ada, mungkin memang ini yang terbaik buat mereka berdua, kalau memang jodoh suatu saat mereka akan dipersatukan kembali biarlah perjalanan panjang sang waktu yang memperlihatkan titik terang jawabannya.